Rabu, 16 Juni 2021

Peran Blog sebagai Sarana Mengajar dan Belajar




Resume hari ke-27 Pelatihan Menulis Gelombang ke-18
Hari, tanggal                 : Rabu, 16 Juni 2021
Waktu                            : Pukul 19.00 - 21.00 WIB
Narasumber                    : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP
Moderator                       : Aam Nurhasanah, S.Pd.
Tema                               : Blog adalah Sarana Mengajar dan Belajar



 Derasnya hujan malam ini menambah semangat untuk mengikuti pelatihan menulis di hari ke-27. Tentu saja karena hadirnya narasumber hebat bernama Mayor Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP yang akan berbagi ilmu di sini. Semoga virus menulis dari beliau akan membawa dampak positif pada kami semua sebagai penulis pemula. Aamiin YRA.

Kali ini kegiatan pelatihan akan didampingi oleh moderator cantik. Siapa lagi kalau bukan ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. yang selalu ceria. Semoga keceriaannya akan membawa kami lebih termotivasi untuk berani menulis.

Sebelum memaparkan materi, moderator menyampaikan Curiculum Vitae dari narasumber. Berikut CV ibu Nani Kusmiyati.

Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP. Lahir di Kediri, 12 September 1966. Lulusan S1 Bahasa Inggris di UIA (Universitas Islam Assyafiiyyah) Pondok Gede dan S2 MSDM di UPN Veteran Jakarta. Berpangkat Mayor TNI AL. Dinas pertama di Disminpersal (Dinas Personel TNI AL) selama 5 tahun, kemudian di Pusdiklat Bahasa selama 8 tahun, selanjutnya berdinas di Dinas Pendidikan TNI AL selama 20 tahun. Saat ini berdinas di Lemhannas, Jabatan Kasubbag Kerma Multilater Luar Negeri.

Sebagai pramugari haji pada tahun 1997 dengan Garuda Indonesia, home base di Makasar.

Penugasan di Lebanon sebagai Pasukan Perdamaian PBB selama satu tahun.

Mengikuti kursus AELIC (Advanced English Language Instructor Course) selama 4 bulan di DLI (Defense Language Institute) San Antonio Texas, US; MELT (Methodology English Language Teaching) tahun 2002 dan ETDC (English Teaching Development Course) tahun 2007 di Australia.

Beberapa negara lain yang telah dikunjungi dalam rangka latihan bersama dan pertukaran perwira, Cobra Gold di Thailand, Ausindo di Darwin Australia, COREL di Cambodia, Junior Officer Exchange di Singapore dan Malaysia.

Kegiatan sebelumnya mengajar bahasa Inggris di TNI AL bagi personel yang akan melaksanakan tugas misi maupun sekolah ke luar negeri. Kegiatan ditempat baru berkoordinasi dan menyiapkan administrasi bagi Perwira Mancanegara yang akan sekolah Lemhannas di Indonesia. Untuk tahun 2021 belum ada kegiatan pendidikan karena masih pandemi.

Mulai belajar menulis di bulan Maret 2020 dengan Om Jay dan beberapa guru dibawah PGRI. Sangat menyenangi literasi karena selain dapat mengekspresikan ide juga mendapat teman dan keluarga baru. Selain belajar dari group Om Jay juga belajar dari the writers dengan Om Bud (Budiman Hakim) dan Kang Asep Herna.

Mengikuti Lomba Blog di bulan Februari 2021. Hasil tulisan selama 28 hari dijadikan buku dengan penerbit YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan) dan menjadi buku Solo pertama yang dimiliki.

Mengikuti pembelajaran menulis dengan Jejak Warna selama bulan Ramadhan, 30 hari dan dijadikan buku solo kedua dan masih dalam proses editing. Dua artikel dipilih Jejak Warna untuk dijadikan E-book Antologi.

Menulis di beberapa buku Antologi dengan penerbit dan group yang berbeda, seperti Omera Project dan Nubala Project. Buku antologi yang sudah publish bersama Omera Project : (1) Semesta Merestui (2) Kulminasi (3) Eksplorasa Edisi 1 (4) Simpang Maya (5) Kuputuskan menjadi (6) Monolog Cinta (7) Titik Balik (8) Thank you 2020 (9) Puisi Untuk Yang Terkasih (10) Favorite Teacher (11) Manisan Rindu (12) Kota Kenangan.

Nubala Project: (1) Surat Kepada Ibu (2) Kabar Untuk Ayah (3) 2020 bercerita (4) I’m jealous of the rain (5) Di Celah Senja (6) Sepanjang Tapak Kaki, (7) Manisan Rindu, (8) Surat Terakhir

Project Literasi : (1) Moment Special Sang Guru. (2) Sang Guru (3) Puisi Rona Korona (4) Oktober bermakna jilid 1 (5) Kobaran Semangat Ngeblog (7) The Meaningfull of True Story (8) All about Teacher (9) Pahlawan Hidupku (10) Traveling.

Motto: Belajar sepanjang hayat.

Hp. 081398870636

Emails: nani1navy@gmail.com

nani2teacher1navy@gmail.com

Begitu banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh Mayor Nani. Seorang wanita cantik yang ternyata tidak hanya berkompeten di dunia militer, tetapi juga literasi. Sungguh suatu anugrah Tuhan yang layak disyukuri.

Berikut ini contoh buku antologi karya ibu Nani dkk yang layak untuk dibaca. Sangat keren karena beliau sudah menghasilkan 30 antologi.


Moderator pun mempersilakan narasumber untuk memaparkan materinya. Sebelumnya narasumber mengucapkan terimakasih dan ucapan puji syukur di hadapan para peserta pelatihan menulis.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,.
Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua.

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat, hidayah, dan inayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di grup menulis dalam keadaan sehat walafiat.

Sholawat dan salam, tercurah untuk Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi teladan dan sumber inspirasi kita dalam menapaki perjalanan hidup. Semoga kita mendapat syafaatnya di akhir kelak nanti. Amiin, Allohuma Amiin.

Yang terhormat Om Jay sebagai penyelenggara belajar menulis, para senior nara sumber, bapak dan ibu penulis hebat, ibu moderator yang ramah dan baik hati serta seluruh peserta menulis yang saya sayangi.

Ijinkan saya memperkenalkan diri, nama Nani Kusmiyati, lahir dan besar di Kota Kediri dan tinggal di Citra Indah Jonggol, Bogor. Memiliki satu putra yang sedang kuliah semester 8 di Unindra Pasar Rebo, Jakarta. Putra pertama saya meninggal 11 tahun lalu ketika duduk di kelas 2 SMA karena kecelakaan motor dan suami meninggal bulan Januari lalu. Saat ini saya bekerja di Lemhannas dengan jabatan Kasubbag Kerma Multilateral Luar Negeri. Hobi : travelling dengan biaya dinas dan saat ini menyukai menulis seperti bapak ibu. Jika ingin mengenal lebih jauh tentang saya, silakan membaca CV saya yang sudah di share ibu moderator

Pada malam ini adalah kesempatan kedua saya untuk menjadi narasumber. Topik yang akan saya bahas : “Blog adalah sarana mengajar dan belajar.”

Mayor Nani yakin bahwa bapak ibu setuju bahwa blog merupakan sarana mengajar dan belajar dan mungkin sudah pernah di bahas oleh para narasumber-narasumber sebelumnya.

Malam ini beliau menjelaskan bahwa apa yang dipaparkan nanti hanya melengkapi pelajaran-pelajaran tentang literasi dan blog yang pernah disampaikan pemateri sebelumnya. Materi ini beliau dapatkan berdasarkan pengalaman saya pribadi ketika mengikuti group menulis seperti bapak ibu, juga sebagai guru bahasa Inggris di TNI.

Guru di instansi mana saja yang membedakan adalah siswanya. Jika guru TK atau SD pasti anak-anak, demikian jika guru SMP dan SMA pasti para remaja. Saya pribadi mengajar personel militer dan PNS di lingkungan TNI, khususnya TNI AL. Mereka mayoritas sudah menikah dan usianya tidak muda lagi seperti saya. Namun mereka masih semangat untuk belajar dengan berbagai tujuan.

Ada yang belajar karena persiapan sekolah atau misi di luar negeri atau ada yang ingin mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan kursus bahasa Inggris menjadi salah satu syarat untuk mengikuti pendidikan tersebut. Atau bahkan ada yang ingin menjadi guru bagi putra putrinya di rumah sehingga dapat membantu mereka dalam memecahkan persoalan bahasa Inggris.

Jika melihat kondisi demikian para siswa beliau cenderung heterogen dalam usia, background pendidikan, pangkat dan jabatan. Kadang-kadang heterogen dalam hal kemampuan bahasa Inggris mereka. Untuk mencari calon siswa dengan kemampuan homogen di lingkungannya cukup susah karena mereka yang minat belajar bahasa Inggris yang diijinkan instansinya, tidak banyak. Adakalanya mereka yang mengikuti kursus bahasa karena kewajiban.


Namun sebagai guru, beliau harus menciptakan suasana yang dapat diterima siswa-siswanya. Dapat diterima bukan berarti memuaskan siswa-siswa saya dengan pelajaran yang saya berikan karena keterbatasan-keterbatasan sebagai guru dan pekerja di kantor.

Nah, dengan mengikuti group menulis seperti bapak ibu saat ini, banyak manfaat yang bisa saya petik sebagai guru dan sebagai penulis pemula. Menulis di blog baru saya mulai ketika pandemi covid di tahun 2020, pada saat saya belajar menulis dengan group 8 yang diprakasai oleh om Jay, dan menghadirkan para narasumber hebat dari kalangan akademia, penulis dan penerbit.


Sejak saat itu pikiran saya mulai terbuka bahwa menulis di blog memiliki banyak manfaat bagi guru dan penulis pemula. Seperti topik saya sekarang,”Blog adalah sarana mengajar dan belajar.”


Topik diatas sudah beliau aplikasikan selama setahun baik di kelas maupun online. Pada awal masa pandemi, beliau menjadikan blog sebagai sarana mengajar beliau dan tentunya menjadi sarana belajar bagi siswanya secara daring atau online. Pada saat di kelas, beliau masih menggunakan protokol kesehatan, mencuci tangan (jaga kebersihan), social distancing, dan menggunakan masker.

Pada awal mulai membuat blog beberapa siswa Mayor Nani menemui beberapa kendala dalam hal teknologi. Orang tua lebih suka yang praktis-praktis dan masih belum terbiasa dengan membuat blog. Jika mereka harus mengetik untuk menyelesaikan homework mereka, cukup disimpan di PC atau Laptop mereka dan mengirimkan tugas melalui WhatsApp.

Mayor Nani dapat menerima kesulitan mereka. Karena kelas heterogen dalam usia, kebanyakan dari siswa yang muda-muda sudah piawai dalam hal teknologi namun mereka belum terbiasa menulis di blog. Pada saat membuat blog pertama kali beliau minta mereka mencari contoh di youtube. Karena saat itu saya juga belajar dari youtube. Dan yang sudah berhasil membuat blog, saya meminta untuk mengajari teman-teman sekelasnya. Akhirnya mereka bisa membuat blog dengan berbagai desain. Bahkan lebih bagus dari blog miliknya.

Blog bagi Mayor Nani sebagai salah satu media untuk menyimpan materi ajaran yang kemudian saya share ke group whatsapp. Beliau juga meminta mereka mengerjakan tugas di blog dan share link blog ke group whatsapp. Teman-teman mereka dapat memberi komen tentang isi dari blog mereka. Beliau juga mengoreksi melalui blog. Di hari berikutnya apa yang mereka kerjakan saya diskusikan di kelas atau di whatsapp. Sebagai guru beliau tidak mau terjebak dengan homework-homework yang beliau berikan. Mayor Nani harus membaca cepat dan menggaris bawahi kalimat atau kata juga grammar yang kurang tepat. Saya kumpulkan dengan kesalahan-kesalahan teman-teman lainnya dan dibahas secara umum di kelas atau melalui whatsapp.

Penggunaan blog sebagai media belajar sangat bermanfaat. Pada awalnya menulis di blog karena terpaksa selanjutnya mereka menjadi terbiasa. Kemampuan menulis dalam bahasa Inggris mereka meningkat. Sedangkan kemampuan speaking mereka juga bertambah karena saya meminta mereka untuk merekam suara mereka  dan di share di group (jika daring). Jika belajar dengan tatap muka, mereka saya minta untuk bicara di depan kelas. Bagi level Dasar, mereka boleh membawa drafnya dan dibaca di depan kelas.

Sebagai penulis, blog merupakan sarana belajar Mayor Nani agar dapat menghasilkan buku. Saat ini baru 30 buku Antologi dengan project yang berbeda, diantara project Nubala, Omera, dan para blogger dibawah om Jay. Judul buku-buku antologi dapat dibaca di CV saya. Dan salah satunya sudah di share oleh ibu moderator.

Mayor Nani baru bisa memiliki 1 buku solo dengan judul “Februari Bermakna (Aksara berkisah dalam Lomba Blog Jadi Buku),” dan saat ini beliau sedang menyelesaikan buku ke-2 saya dengan project Jejak Warna dengan judul buku, “Jejak Warna Penyatu Rasa.”

Buku Solo pertama bercerita tentang pengalaman pertama mengenal blog hingga menyukai blog, kejadian-kejadian yang memerlukan ketegaran dan cerita ringan keseharian beliau. 






Sebagai penulis, blog juga merupakan sarana menyebarkan hal-hal yang bersifat edukasi. Pengalaman hidup juga merupakan edukasi yang dapat dibaca orang lain.

Cara memotivasi agar konsisten menulis, membuat target menulis setiap hari, bergabung dengan teman atau komunitas menulis, seperti sekarang ini dan membuat target penerbitan buku.

Untuk membuat target menulis setiap hari perlu adanya motivasi dari dalam diri sendiri. Sebagai contoh om Jay guru blogger kita. Dimanapun beliau berada beliau selalu menulis, walau kondisi sakit, sehat, lampu mati dan banjir beliau masih menulis. Yang terpenting memiliki Hp dan ada pulsanya. Dan masih banyak guru-guru atau para penulis senior di group kita ini melakukan seperti Om Jay.

Semua yang pernah menjadi guru-guru Mayor Nani dan narasumber menulis sangatlah hebat-hebat dan salut kepada mereka.

Bergabung dengan teman atau komunitas menulis, Mayor Nani lakukan dengan berbagai group seperti yang tertulis dalam CV saya. Saat ini saya sedang belajar dari WCS (Writer Class School). Pematerinya dari anak-anak muda yang berbakat dalam bidang literasi. Jika tidak mengumpulkan tugas bisa mendapat surat peringatan pertama. Surat peringatan itu maksimal 3 kali. Jika sudah 3 kali akan dikeluarkan dari group.

Mayor Nani pernah mendapat surat peringatan sekali karena kesibukan di kantor, padahal sudah beliau buat di drafnya dan tinggal pindahkan ke FB.

Pelajaran yang selalu Mayor Nani ingat dari para narasumber senior dan junior mengapa beliau harus menulis karena:
1. saya tidak hidup selamanya
 2. meningkatkan level pribadi,
 3. memotivasi menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan yang terakhir 
4. mendapatkan penghasilan dengan menulis. (seperti om Jay).

Cara melahirkan karya yaitu dengan menulis di blog atau di media sosial lainnya, mengikuti project menulis buku antologi dan menerbitkan buku dengan tulisan sendiri.

Kutipan yang beliau dapat dari pemateri WCS, Kak Muhtar Ardansah Munthe dan dari salah satu quotes J.K. Rowling:
1. Tulislah apa yang kamu pikirkan, lakukan dengan hati tenang. Lakukan saja, maka banyak cara yang akan kamu temukan untuk menyelesaikannya. 
2. Rutinitas akan membuat hal sulit menjadi biasa. (Kak Mukhtar)
“Mulailah menulis hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri.” - J.K. Rowling

Pemaparan materi yang luar biasa. Semoga makin menambah motivasi belajar dan rajin menulis. Sebelum memasuki sesi tanya-jawab, beliau memberikan contoh tulisan di blog. Berikut salah satu tulisan beliau yang bisa kita jadikan contoh.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Cukup banyak peserta yang bertanya dan semua dijawab dengan memuaskan oleh narasumber. Ini sebagai bukti bahwa materi yang disampaikan malam hari ini sangat menarik dan bermanfaat.

Kesimpulan.
Media apapun perlu dicoba untuk meningkatkan kemampuan diri kita sebagai guru dan penulis.  Memintarkan generasi muda adalah kewajiban kita semua. Blog adalah salah satu sarana mengajar dan belajar bagi guru, murid dan penulis.

Materi yang disampaikan ibu Mayor Nani  sangat menarik dan pastinya bermanfaat. Semoga pada akhir pembelajaran ini akan menginspirasi agar selalu meluangkan waktu untuk menulis. Seperti yang sering disampaikan oleh Om Jay yaitu kata-kata sakti "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi."
Terimakasih atas ilmu yang diberikan Mayor Nani selaku narasumber dan terimakasih juga kepada ibu Aam Nurhasanah yang telah setia mendampingi sampai acara berakhir. Semoga menjadi ladang pahala bagi keduanya. Aamiin YRA.

Salam Literasi

Soleh Setiyowati












Jumat, 04 Juni 2021

Tips Membangun Personal Branding Blog

Resume hari ke-22 Pelatihan Menulis Gelombang ke-18

Hari, tanggal                     : Jumat, 4 Juni 2021

Waktu                                : Pukul 18.30 - 20.30 WIB

Pengantar                          : Wijaya Kusumah, M.Pd.

Narasumber                       : Namin AB Ibnu Solihin

Moderator                          : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.

Tema                                  : Personal Branding Blog



Syukur alhamdulillah di tengah kesibukan yang mendera, saya masih diberi kesempatan berburu ilmu dengan narasumber hebat malam ini. Pertemuan ke-22 ini lebih dipercepat waktunya. Kegiatan perkuliahan online dimulai pukul 18.30 WIB. Semoga lancar kegiatannya dan mendapat manfaat.

Seperti biasa sebelum kegiatan dimulai, bapak Wijaya Kusumah yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Om Jay memberi pengantar. Narasumber hebat yang mendapat kesempatan berbagi ilmu adalah bapak Namin AB Ibnu Solihin. Sedangkan moderator yang mendampingi para peserta pelatihan adalah ibu Sri Sugiastuti yang lebih dikenal dengan sapaan ibu Kanjeng.

Ibu Kanjeng pun memberi waktu sepenuhnya kepada narasumber. Tak lupa ibu Kanjeng memberi salam pembuka, menyapa semua peserta pelatihan dengan ramah, dan memberikan motivasi agar serius dalam mengikuti perkuliahan hingga akhirnya dapat menyerap ilmu dengan baik.

Sebelum narasumber memberikan paparan ilmunya, pak Namin AB Ibnu Solihin memperkenalkan diri terlebih dahulu. Silakan bisa Anda simak.

Namin AB Ibnu Solihin adalah founder motivator pendidikan.com, Motivator dan Trainer Pendidikan, Konsultan Branding Sekolah, Pembicara Seminar Parenting, Dosen dan Penggiat Pendidikan.


Saatnya narasumber memberikan materinya. Namun sebelumnya pak Namin mengucapkan terimakasih kepada Om Jay, ibu Kanjeng, dan para peserta pelatihan. 

Assalamualaikum Waarahmatullahi Wabarakatuh

Terimakasih Bu Kanjeng 

Terimakasih kepada Om Jay yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk kesekian kalinya menyampaikan materi “Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial”, terimakasih juga kepada moderator yang memimpin diskusi  kita pada workshop menulis online ini.

Apa kabar Bapak dan Ibu Guru Blogger yang hebat dan luarbiasa ?

Semoga dalam keadaan sehat dan senantiasa diberikan keberkahan. Senang sekali malam ini saya bisa bertemu dengan Bapak dan Ibu Guru dalam kegiatan yang keren ini. Saya juga mengapresiasi Bapak dan Ibu guru ditengah –tengah kesibukan yang dilakukan Bapak dan Ibu guru masih bisa menyempatkan untuk belajar bersama dalam forum ini.

Perkenalkan Bapak dan Ibu Guru Nama saya Namin AB Ibnu Solihin

founder motivatorpendidikan.com, Ayah empat @anaktanpagadget, Pembicara Seminar Parenting, Konsultan Branding Sekolah dan Blogger Pendidikan. Untuk mengenal lebih dekat dengan saya Bapak dan Ibu guru bisa searching nama saya di Google. Atau bisa buka link berikut ini https://motivatorpendidikan.com/index.php/2015/08/29/profil-namin-ab-ibnu-solihin/

Saya juga telah membagikan secara Gratis lebih dari 250 materi training  di slideshare.net,  setiap tahunnya bisa dilihat oleh lebih dari setengah juta kali dan di download sekitar 7 Ribu kali. Linknya sebagai berikut https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak  atau pada link berikut ini https://www.slideshare.net/MotivatorPendidikanC/presentations

Kita bisa berteman melalui media sosial yang saya miliki Instagram @motivatorpendidikancom, @anaktanpagadget saya juga membagikan kegiatan saya di Channel YouTube Motivator Pendidikan Com.

Baiklah Bapak dan Ibu Guru saya akan berbagi bagaimana saya membangun Branding melalui Blog dan Media Sosial.

Saya mulai Ngeblog tahun 2007, melalui blogspot.com, saat itu saya ngeblog untuk mengisi waktu luang saat istirahat mengajar. Tulisan di Blog juga masih sangat beragam, bahkan lebih banyak curahatan hati. Jadi saat awal-awal ngeblog saya tidak punya impian apa-apa dan tidak memiliki tujuan apa-apa, yah pokoknya buat asyik-asyik saja dan agar waktu istirahat lebih bermanfaat.

Bapak dan Ibu guru saya pernah membuat lebih dari 10 blog melalui blogspot.com, sebagian besar blog tersebut sudah saya hapus dan sebagian lagi belum sempat dihapus karena saya lupa username dan paswordnya, saking banyaknya blog yang saya buat.

Hingga akhirnya disekitar tahun 2013  saya mengenal guraru.org, sebuah blog yang diisi oleh guru-guru kreatif dengan konten edukasi yang sangat menarik. Guraru.org setiap tahunnya juga memberikan penghargaan bagi para guru bloger yang berprestasi diantara para pemenangnya adalah yang sudah mengisi materi sebelumnya yaitu Pak.Agus Sampurno dengan Brandnya Guru Kreatif, Om Jay Wijaya Kusuma dengan Brandnya Guru Blogger dan Bang Dedi Dwitagama. Blog guraru.org kini masih ada tapi kegiatan forum menulisnya tidak ramai lagi.

Dari ngeblog asal-asalan kemudian saya mulai memiliki semangat untuk berbagai melalui tulisan diblog keroyokan dan blog pribadi. Keinginan untuk menulis lebih baik lagi, akhirnya ditahun 2013 saya memaksankan diri untuk mengikuti program Teacher Writing Camp angkatan ke-3, yang digagas oleh Om Jay dan teman-teman.

Pada tahun 2014 saya dan Om Jay bersama teman-teman menggagas berdirinya Komunitas Sejuta Guru Ngeblog, pada tahun 2014-2015 kami Komunitas Sejuta Guru Ngeblog memberikan Pelatihan Guru Ngeblog Gratis bagi guru di Jabodetabek. Program ini kami gagas dalam menggerakan agar guru-guru mau menulis dan menggunakan internet dan teknologi sebagai pembelajaran. Selain itu kami juga memiliki impian agar para guru bisa aktif berkontribusi menjadi produsen digital dengan cara menulis konten edukasi setiap harinya.

Ya, sudah saatnya guru menjadi produsen digital bukanlah lagi konsumen digital. Karena seperti yang kita pahami saat ini banyak sekali konten pornografi yang setiap harinya bisa menjadi monster dan predator yang sangat menyeramkan, yang bisa menyerang orang dewasa apalagi anak-anak. Indonesia termasuk Negara yang mengakses pornografi paling besar di dunia, kondisi seperti ini bisa menghancurkan masa depan generasi bangsa. Disinilah peran kita sebagi guru, berkontribusi menyelematkan generasi bangsa dengan membuat konten edukasi yang kreatif.

Tahun 2014 juga awal saya mulai membangun Branding lewat blog. Perjalanan saya membangun Branding bisa dibaca di profil saya pada link di atas. Singkatnya akhirnya pada tahun 2015 saya melaunching www.motivatorpendidikan.com, seluruh konten tulisannya berisikan berbagai jenis program training yang saya isi.

Sebelum website tersebut di launching, saya banyak mencurahkan gagasan saya tentang pendidikan di Blog https://motivatorkreatif.wordpress.com Membangun Branding memang tidak mudah, tapi jika kita sungguh-sungguh Insya Allah ada kemudahan.

Membangun Branding juga harus sejalan dengan kompetensi yang kita miliki. Jangan coba-coba membangun Branding tertentu tapi tidak punya Ilmunya. Membangun Branding melalui blog juga harus selaras dengan kepribadian kita di Blog, Medsos dan segala aktivitas yang kita lakukan.

Menulis konten kreatif di Blog dengan konsisten pada Branding yang kita miliki adalah kewajiban yang harus ditaati. Kala mau dikenal sebagai pakar pendidikan misalnya, ya sudah konsisten nulis hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Hingga akhirnya ketika orang berbicara "Motivator Pendidikan" mereka, Akhirnya akan mengingat "Namin AB Ibnu Solihin". Ini contoh saja 

Tapi jika ada penasaran coba anda searching di Google beberapa kata berikut ini "Motivator Pendidikan" "Pembicara Seminar Parenting" "Motivator Pelajar". Anda akan bertemu dengan siapa kira-kira?

Menulis dan membangun Branding telah mengantarkan saya keliling Indonesia, saya telah mengisi training setidaknya dilebih dari 300 lembaga, sejak tahun 2014-sekarang. Lengkapnya materi membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial saya bagikan lewat link di bawah ini, baik dalam bentuk slide maupun video workshop.

Demikian pengantar diskusi malam ini.Semoga bermanfaat dan tetaplah bersemangat untuk menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani. 

Silakan bisa klik link di bawah ini.

https://www.instagram.com/solehsetiyowati/?hl=id

https://www.youtube.com/channel/UCa7ZR1uIsAsJMx4wKJtOCYQ

Berikut ini paparan materi dari narasumber kita yang sangat menarik kita pelajari.


Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial Bagian 2

Baik Bapak/Ibu guru sekarang coba saya sampaikan tentang Ilmu branding secara singkat.

Kita sering mendengar istilah Brand dan Branding, walau sepertinya mirip tapi sebenarnya memiliki perbedaan. Brand adalah merek yang dihasilkan melalui branding, lalu branding itu apa dong

Branding adalah proses atau strategi yang dilakukan untuk membangun hubungan dengan para pembaca blog atau media sosial yang kita miliki.

Contoh membangun Bran dan Branding adalah sebagai berikut :

Contoh : Brand (Merek) Blog dan istagram motivatorpendidikan.com :

1.    Nama Blog dan Instagram : motivatorpendidikan.com

2.    Identitas (Logo dan tulisan dominan warna merah, yang mencerminkan nilai semat)

3.    Fokus pada dunia pendidikan ( Training, Seminar dan Worksop)

4.    Fokus Materi ( Training Guru Kreatif, Seminar Parenting, Motivasi Pelajar dan Mahasiswa, Branding Sekolah)

5.    Konten tulisan berisi artikel pendidikan dan foto-foto kegiatan training.


Contoh : Strategi yang dilakukan dalam membangun Branding Blog dan istagram motivatorpendidikan.com dengan cara :

1.    Membuat blog dan media sosial yang mudah dibaca dan diingat oleh orang yaitu motivatorpendidikan.com

2.    Mengisi konten Blog dan Media sosial dengan tulisan – tulisan yang berkaitan dengan dunia pendidikan, sehingga segmentasi jelas, bahwa pembaca yang akan berkunjung adalah mereka yang membutuhkan konten tersebut.

3.    Membuat poster dan video yang berkaitan dengan motivasi pendidikan.

4.    Membuat kaos yang bertuliskan motivatorpendidikan.com

5.    Mengadakan pelatihan Gratis dari motivatorpendidikan.com sebagai sarana memperkenal Brand (merek)

6.    Mengadakan perlombaan menulis buku yang diselenggarakan oleh motivatorpendidikan.com

7.    Membagikan secara gratis ribuan video pendidikan kepada para follower atau peserta kegiatan seminar.


Unsur-unsur dalam branding diantaranya adalah:

a. Nama merek atau brand : Motivatorpendidikan.com

b. Logo (Tulisn dan Logo ).

c. Tampilan visual Blog dan Medsos (lihat website motivatorpendidikan.com, Simple, informati dan SEO Friendly).

d. Juru bicara (Namin AB Ibnu Solihin : Founder motivatorpendidikan.com).

e. Suara (Memiliki ciri khas ketika membuka sebuah training).

f.Slogan/Tagline/Akronim: Tecaher Learning Partners).


Jika kita sudah berhasil membangun Branding, maka kita sebagi founder secara personal juga terbangun brandingnya, maka dikenal dengan istilah personal branding. Public akan mengenal dari merek kita, cara bicara kita, pembawaan kita saat menyampaikan seminar, dan cara berpakaian.

Personal Branding dari merek yang kita miliki, eh kamu tahu tidak website motivatorpendidikan.com, oh aku tahu tuh itu kan yang punya Pak.Namin AB Ibnu Solihin.

Oh iya, kalau mau membangun branding sekali lagi harus totalitas dari banyak hal ya, termasuk nama email contoh : infomotivatorpendidikan@gmail.com. 


Para peserta pun diajak oleh narasumber agar mencoba membuat sendiri. Ini salah satu contohnya.

Nama Blog : https://solehsetiyowati.blogspot.com/

Nama Instagram : solehsetiyowati

Alamat Email : solehsetiowati@gmail.com

Warna Khas : Merah

Slogan/Tagline/Akronim : Media Inovatifku

Fokus konten : Pendidikan

Target pembaca : Sesama pendidik, siswa, dan masyarakat umum

Strategi membangun Branding : Artikel pendidikan dan foto-foto kegiatan training

Juru bicara :  Soleh Setiyowati - 

Paparan materi selesai, pak Namin pun melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya-jawab. Tentu saja dengan dipandu oleh moderator hebat. Para peserta pelatihan cukup antusias dalam menyerap ilmunya. Buktinya banyak peserta yang memberikan pertanyaan dan dijawab tuntas oleh narasumber.

Di akhir perkuliahan, pak Namin sebagai narasumber menyampaikan closing statement sebagai berikut.

Terimakasih atas sinerginya pada acara malam ini.

Teruslah bersemangat untuk menulis melalui Blog dan Media Sosial.

Luruskan niat untuk berbagai kebaikan.

Tidak ada hasil yang instan, semua butuh proses perjuangan.

Apa yang kita tulis hari ini, kelak kita akan menuai hasilnya.

Teruslah menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani 😊


Akhirnya narasumber selesai menyampaikan closing statemen. Semoga ilmu yang didapat malam ini dapat kita terapkan. Terimakasih kepada pak Namin selaku narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmunya. Tidak ketinggalan pula ibu Kanjeng selaku moderator yang dengan setia mendampingi para peserta mlalm ini. Demikian pula Om Jay dan kru yang telah memprakarsai kegiatan ini. Semoga Alloh SWT melimpahkan pahalanya kepada mereka. Aamiin YRA.



Salam Literasi


Soleh Setiyowati

di Juni 04, 2021  




Rabu, 02 Juni 2021

Pentingnya Digital Skill Bagi Penulis

 Resume ke-21 Pelatihan Menulis Gelombang ke-18

Hari, tanggal             : Rabu, 2 Juni 2021

Waktu                        : Pukul 19.00 - 21.00 WIB

Narasumber               : Wijaya Kusumah, M.Pd.

Moderator                  : Rita Wati, S.Kom.

Tema                          : Pentingnya Digital Skill



Malam yang cerah mengiringi semangat saya dalam mengikuti Pelatihan Menulis Gelombang ke-18. Rasanya sayang untuk dilewatkan meski hanya semalam tanpa bertemu narasumber hebat yang ikhlas berbagi ilmu. Kali ini narasumber yang seharusnya hadir ternyata ada kepentingan sehingga bapak Wijaya Kusumah yang lebih dikenal dengan panggilan akrabnya yaitu Om Jay berinisiatif menjadi narasumber pengganti.

Moderator yang bertugas mendampingi narasumber dan para peserta pelatihan yaitu ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau juga tak kalah hebatnya. Moderator pun mempersilakan narasumber untuk memulai memaparkan materinya yang bertema Pentingnya Digital Skill. Tentu ini merupakan materi yang sangat menarik dan layak untuk dimiliki terutama sebagai penulis pemula.

Om Jay langsung saja mengawali kegiatan dengan mengucapkan salam kepada semua peserta pelatihan menulis. Selamat malam dan salam sejahtera buat Bapak/Ibu hebat yang berada di seluruh Indonesia. Kembali lagi kita bertemu dalam Kelas Belajar Menulis  Pertemuan ke-21 Gelombang 18  Rabu 2 Juni 2021.

Kegiatan malam ini dilanjutkan dengan paparan materi dari narasumber. Materi malam ini sudah ada di http://YouTube.com/wijayalabs

Materi tersebut bisa juga dilihat di YouTube milik Om Jay yaitu di https://youtu.be/seJ5Vo6Nl6Q

Om Jay berharap setelah memahami materi di atas, lalu dilanjutkan dengan diskusi. Berikut ini beberapa pertanyaan baik dari peserta maupun moderator yang telah dijawab oleh narasumber dengan memuaskan.

1. Dari ibu Rita selaku narasumber

Saya ingin bertanya pada Omjay mulai bergelut dalam dunia menulis di blogger dari tahu 2008, bagaimana cara Omjay bisa konsisten dalam menulis setiap hari. Awal saya mengikuti kegiatan Belajar menulis saya termotivasi untuk konsisten untuk menulis setiap hari. Tapi akhir-akhir ini karena kesibukan menjadi bolog-bolong menulisnya. Awalnya memaklumi karena kesibukan tapi pada akhirnya kebablasan hampir setelah lebaran belum menulis lagi. Bisa beri kiat-kiatnya Om Jay.

Jawaban Om Jay :

Saya bisa konsisten untuk menulis setiap hari karena saya menjadikan menulis dan membaca sebagai sebuah kebutuhan. Jadi kalau sehari tidak menulis dan banyak membaca, maka saya akan merasakan haus dan lapar. Hal itulah yg membuat saya konsisten dalam menulis setiap hari. Selain itu saya belajar menulis kepada ahlinya. Seperti kang Abik dan Asma Nadia. Mereka adalah guru saya dalam menulis. Walaupun saya tak sepandai mereka dalam membuat buku fiksi. Saya baru mulai menulis buku non fiksi. Kalau saya lama tak menulis, biasanya sakit atau jaringan internet mati.

2. Bu Diyah

Luar BIASA Om Jay...akhirnya..dapat langsung bersentuhan meski hanya lewat virtual...

Luar biasa cepat  banget om Jay ngomongnya di YouTube...

Sampai gak berani bergerak, takut ada yang terlewati .

Mohon DIJELASKAN lagi tentang DIGITEL SKILL..

1. MEDSOS

2. SEM.

3. ANALYTIC

4. CONTENT.

khususnya yang nomer 2.

Terimakasih Om Jay


🙏🙏

[2/6 20.53] +62 857-7226-7331: Dan satu lagi om Jay.

Bu Diyah pengurus komnasdik wilayah Malang....KO. BID. SMP/MTs.

Jawaban Om Jay :

Kita harus mampu memanfaatkan media sosial sebagai media pembelajaran yg mendukung kita sebagai guru.

Kemudian kita harus belajar search engine marketing. Dimana kita harus mampu membangun personal branding. Materi ini nanti akan dibawakan pak Namin sahabat saya.

Analytic adalah kemampuan menganalisa atau menganalisis berita. Sehingga kita tahu ini berita bohong atau hoaks.

Terakhir adalah content dimana kita harus belajar membuat informasi baru di internet. Salah satunya dengan menjadi blogger dan mengelola blog dengan baik

3. ibu Rita Wati

 Apa itu SEM dan kegunaannya?

Jawaban Om Jay :






Digital Skill Ini Wajib Dimiliki di Era New Normal

 10 Aug 27, 2020

Digital Skill Ini Wajib Dimiliki di Era New Normal

Pandemi Covid-19 memunculkan sebuah kondisi baru yang kita kenal dengan New Normal. Perubahan besar terjadi terutama di bidang lapangan pekerjaan. Dikarenakan adanya protokol kesehatan untuk work from home serta social distancing, kita jadi harus menjaga jarak dari orang lain, bahkan melakukan semua kegiatan hanya dari rumah.

Oleh karena itu, bisnis offline perlahan mulai bergeser ke sistem online. Sebab, hanya dengan cara ini bisnis bisa terus bertahan dan berkembang. Maka dari itu, Anda perlu memiliki digital skill yang tepat untuk mengembangkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan era new normal ini.

Berikut digital skill yang wajib Anda miliki di era new normal:

Media Sosial

Berdasarkan penelitian, ada 2,7 milyar pengguna aktif media sosial di seluruh dunia. Dari semuanya 2,5 milyar adalah pengguna yang aktif menggunakan perangkat mobile. Ini menunjukkan peningkatan jumlah pengguna media sosial sebesar 30% hanya dalam setahun. Semua bisnis pasti menggunakan media sosial untuk marketing dan menjangkau pembeli. Maka dari itu, Anda harus memahami cara menggunakan media sosial secara efektif, terutama di new normal ini.

Search Engine Marketing

Selain media sosial, search engine marketing atau SEM merupakan salah satu skill yang wajib dipunya. Terutama jika Anda seorang marketer. Ilmu ini akan memudahkan Anda dalam menaikkan peringkat website di hasil pencarian Google. Jadi, traffic akan meningkat dan secara otomatis ini bisa menaikkan penjualan bisnis. 

Analytics

Menurut Forbes, hanya 22% marketer yang berhasil menjalankan strategi marketing berbasis data, hingga dapat mencapai target. Anda harus dapat mengukurnya dengan sangat terarah, baru Anda bisa mencapai target marketing. Kunci dari analytics adalah mengetahui data mana yang harus dikumpulkan dan diukur untuk bisa meningkatkan campaign dan strategi marketing lainnya.

Content Marketing

Ada banyak jenis konten, seperti postingan blog, video, podcast, infografis, bahkan update status media sosial. Seorang marketer perlu mengoptimalkan keyword dan campaign, tapi konten masih tetap menjadi yang terpenting. Content is king. Bukan hanya memahami konten yang bagus, tapi juga cara membuatnya relevan dengan riset keyword dan mengoptimalkannya melalui strategi.

Demikian digital skill yang wajib Anda punya di era new normal. Dengan memiliki kemampuan dan keterampilan tersebut, Anda bisa menunjukkan potensi Anda dalam memberikan kontribusi untuk bisnis. Skill Anda juga akan selalu dicari oleh berbagai perusahaan. Bagi Anda yang entrepreneur, Anda pun bisa tetap mengembangkan bisnis dengan optimal.

4. Syamsul Badri dari Bengkulu.

 Bagaimana cara mengembangkan skill ?

Jawaban Om Jay :

Untuk mengembangkan skill sebelum berkarir saya melakukan kursus singkat. Bisa berupa kursus bahasa atau keterampilan komputer. Di zaman skg banyak sekali kursus online dan kita bisa belajar dari rumah. Itulah yg saya lakukan ketika dulu mengembangkan skill.

5. Ibu Reni

Assalamualaikum, Bu Rita dan Omjay. Saya Reni dari Bantaeng, Sulsel. Saya sangat tertarik dengan materi yang dipaparkan malam ini. Saya mau tanya nih, Omjay.

1. Bagaimana caranya agar guru bisa termotivasi untuk mengenal dan menguasai dunia digital?

2. Bgaimana cara mengenalkan dunia digital kepada anak-anak di daerah yang tidak memadai jaringan internetnya?

Jawaban Om Jay :

1. Caranya belajar dalam jaringan dan mau belajar bersama. Termasuk ikut belajar bersama di wa group ini dan wa group lainnya. Kita harus terbuka menerima informasi terbaru dan siap mengosongkan gelas untuk belajar pada ahlinya.

2. Caranya gunakan teknologi yang ada. Dulu Prof Eko sudah mencontohkan kepada kita. Gunakan alam sekitar dan teknologi yang ada di depan mata. Anda perlu memutar ulang film laskar pelangi. Ibu gurunya mampu memberikan inspirasi kepada muridnya sehingga banyak di antara mereka yang akhirnya belajar ke luar negeri. Semoga ibu Reni sudah baca novel Laskar pelangi karya Andrea Hirata.

Alhamdulillah paparan materi dan sesi tanya-jawab sudah berakhir. Saatnya Om Jay menyampaikan closing statement. 

Bapak dan ibu yang saya sayangi dan banggakan. Kita adalah para guru tangguh berhati Cahaya. Oleh karena itu kita harus belajar sepanjang hayat. Salah satunya dengan belajar keterampilan digital atau digital skill. 

Semua itu memerlukan banyak latihan dan latihan. Mulai dari membuat email dan kemudian membuat blog serta membuat Chanel YouTube sendiri. 

Tidak ada yang susah kalau kita mau belajar dan berguru kepada ahlinya. Kami di PGRI selalu mendatangkan para pakar di bidangnya. Baik dalam kegiatan belajar bicara maupun belajar menulis seperti sekarang ini. 

Semoga bapak dan ibu bisa belajar dari mereka. Ketika bapak dan ibu sudah lulus dari kegiatan ini, maka bagikan ilmunya kepada kawan guru lainnya. Dengan begitu kita akan semakin cakap digital.

Kelemahan guru kita dibandingkan dengan China adalah masalah membaca. Kita masih lemah membaca sehingga wajar bila kita tertinggal dengan negara lainnya. Nanti hari Sabtu malam Minggu saya akan bagikan pengalaman saya belajar STEAM di negara China.

Pesan saya, bila bapak dan ibu ingin menjadi seorang penulis, jangan pelit beli buku. Mulailah menyisihkan penghasilan kita untuk membeli buku. Itulah kemampuan kita akan bertambah dengan membaca buku. Saya memulainya dari membeli buku dan akhirnya menerbitkan buku sendiri. 

Saya belajar otodidak dan belajar kepada pakarnya. Pernah saya belajar menjadi programmer dengan biaya jutaan rupiah agar saya bisa menjadi seorang programmer.

Sekarang, kita tak perlu keluar uang banyak bila menguasai digital skill, karena semua ilmu itu ada di internet. Kepandaian kita dalam mencari dan mengembangkan digital skill dapat anda baca dari buku digital yg omjay bagikan. Semoga anda menyempatkan waktu untuk membacanya. Aamiin.

Terimakasih Om Jay yang telah berbagi ilmunya malam ini. Juga ibu Rita yang dengan sabar mendampingi para peserta pelatihan menulis. Semoga Alloh SWT melimpahkan pahala kepada keduanya. Aamiin YRA.


Salam Literasi


Soleh Setiyowati





Selasa, 01 Juni 2021

Komitmen Menulis di Blog

 Resume ke-20 Pelatihan Menulis Gelombang ke-18

Hari, tanggal                         : Senin, 31 Mei 2021

Waktu                                   : Pukul 19.00 - 21.00 WIB

Pengantar                              :Wijaya Kusumah, M.Pd.

Narasumber                         : Dedi Dwitagama

Moderator                            : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.

Tema                                    : Komitmen Menulis di Blog



Bersyukur tiada henti hingga malam ini saya masih diberi kesempatan untuk menyerap ilmu dalam Pelatihan Menulis Gelombang ke-18. Tentu saja bersama narasumber hebat dan teman-teman seperjuangan yang selalu menebar virus semangat. 

Dalam kesempatan ini bapak Wijaya Kusumah yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Om Jay memberikan pengantarnya. Beliau menyampaikan informasi bahwa yang menjadi narasumber adalah bapak Dedi Dwitagama. Sedangkan moderator yang tak kalah hebatnya adalah ibu Sri Sugiastuti yang biasa disapa dengan panggilan akrab ibu Kanjeng. Waktu sepenuhnya diserahkan ke narasumber dan moderator.

Ibu Kanjeng langsung beraksi meski dari jauh (Solo) untuk mendampingi narasumber dan para peserta yang hadir di sini. Malam ini yang menjadi narasumber adalah bapak Dedi Dwitagama. Beliau adalah guru blogger Om Jay. Berkat beliau Om Jay menjadi rajin menulis di blog dan menjadi guru blogger Indonesia.

Pada malam hari ini ,atas permintaan narasumber.  Bapak Ibu diminta melayangkan pertanyaan  kepada  narasumber via nomor 089692593804. Pertanyaan  bisa seputar materi dan dunia blogger khususnya. Namun sebelumnya bisa profil bapak Dedi Dwitagama di bawah ini.

DEDI DWITAGAMA

JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA, INDONESIA

Nara Sumber, Trainer dan Motivator bidang Pendidikan, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS, Kepemimpinan, Berbicara dimuka Umum, Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK-Information Communication Technologi/ICT. Trainer and Motivator on Education, Drug abuse Prevention, HIV/AIDS, Leadership, and Public Speaking, ICT. Blogs; http://dedidwitagama. wordpress.com-http://fotodedi.wordpress.com. Contact: dwitagama@gmail.com and +628128534836, atau Facebook Saya: Dedi Dwitagama: dwitagama@gmail.com

Pak Dedi mulai ngeblog september 2005 diprofokasi oleh adik bungsunya yang bernama AGUS SAMPURNO pemilik https://gurukreatif.wordpress.com/, dia bilang waktu itu di Amrik sedang trend orang ngeblog ... lalu saya pelajari dan langsung mulai ngeblog di http://dwitagama.blogspot.com

2007 wordpress muncul dan saya migrasi ke wordpress hingga kini. Beliau mengelola belasan blog beraneka fokusnya, tetapi yg paling saya isi adalah https://dedidwitagama.wordpress.com/

Pak Dedi juga menulis di kompasiana https://www.kompasiana.com/dwitagama, sejak 2008.


Kesimpulan dari beberapa pertanyaan peserta yang sukses dijawab narasumber yaitu:

1. Apakah kiat sukses menjadi guru bloger.

Kiat sukses blogger itu bermacam-macam sesuai target pribadi pembuatnya, secara umum blogger sangat bahagia jiga tulisannya dibaca orang dan saat searching topik tertentu, blognya tercantum pada halaman pertama pencarian, ada juga yg sukses krn menghasilkan uang banyak, ada yg sukses krn menghasilkan buku banyak, diundang jadi pembicara kemana-mana, dsb ... kitanya konsisten menulis membuat tulisan yg menark minat pembacanya. 

Tulisan seperti apakah sejatinya yang cocok untuk di tulis dalam blog. Maksud saya jenis fiksi atau non fiksi.

Semua tulisan bisa ibu muat di blog ibu, sesuai minat, sesuai keperluan, atau sesuai mood ibu karena blog itu milik ibu, suka-suka ibu saja. Apakah untuk pemanis tulisan di blog, perlu ditampilkan gambar, foto, video, dll. Selain sekadar tulisan.

Gambar dan video sebaiknya perlu disertakan pada setiap posting kita krn itu sangat menarik perhatian dan mempermanis penampilan blog kita, ini contoh penampilan blog kompasiana milik pak Dedi.

Contoh blog yang dimiliki pak Dedi



2. Sesuai dengan topik bahasan malam ini yaitu komitmen menulis di blog. Sebagai bloger pemula yang benar-benar baru mengenal dunia blog, saya masih belum tertantang untuk menulis. Selama belajar menulis saya hanya baru bisa menjadi penulis musiman. Namun ketika saya menulis di blog dan ada yang berkomentar serta melihat pengunjungnya lumayan banyak, rasa percaya diri mulai tumbuh dalam menulis. Hal yang ingin saya tanyakan, komitmen seperti apa yang harus di bangun agar menulis di blog menjadi sebuah kebiasaan.

Statistik pengunjung memang bisa membuat percaya diri blogger lebih meningkat, komitmen yang ibu buat harus ibu penuhi secara kontinyu, misalnya ibu berkomitmen menulis satu posting stiap bulan .... ya usahakan setiap tanggal tertentu lisan ibu tayang (wordpress dan kompasiana bisa menjadwal kapan tulisan ibu akan ditayangkan) . Saat ibu punya banyak ide, punya waktu, ibu bisa menulis sekaligus lima posting dan menayangkan selama lima bulan ke depan, andai ibu sibuk ke depannya.  Komitmen ibu tetap terlaksana karena ada tabungan posting ... ini contoh salah satu blog pak Dedi.

3. Mengapa bapak lebih memilih wordpress daripada blogspot?

Mengenai wordpress, di media saya tertulis 99% dari 3 gb. Apakah artinya media saya sudah penuh dan tidak bisa menampung lagi? 

Apakah harus beralih ke yang berbayar supaya tetap bisa mengirim media/ foto?

Pak Dedi berkomitmen posting sebulan sekali dan sudah terjadwal hingga Oktober 2022

cuwekin aja info 99 % itu, posting aja terus, kalo mau ambil yang berbayar silahkan. Kalau benar-benar penuh, bikin saja blog baru dengan angka 2 di belakang nama blog anda. Lanjut posting.

Pak Dedi belajar dari DR. Budi Rahardjo blogger yang dosen ITB, beliau bilang: jika ada yang gratis kenapa harus bayar? Blog beliau keren banget .

4. Wah banyak sekali aktifitasnya dan tiap blog memiliki fungsi berbeda beda. 

How do you manage your huge blogs with different types? Lalu bagaimana Om Dedy menyatukan jiwa om dengan tulisan pada setiap blog?

 Awalnya di 2005 sy punya satu blog isinya cam macam ... kayanya berantakan gitu bu, lalu saya buat blog pendidik khusus ocehan pak Dedi tentang pendidikan https://dedidwitagama.wordpress.com/, dokumentasi ngamen saya sy kumpulkan di https://trainerkita.wordpress.com/, hasil hunting foto pak Dedi sebagai  fotografer ditayangkan di https://fotodedi.wordpress.com/, saat pengen uji nyali beliau posting di https://fotodedi.wordpress.com/, beliau gemar kerupuk dan mendokumentasikannya di https://mykerupuk.wordpress.com/ 

How do I manage? Prinsipnya pak Dedi ingin hidup  bermanfaat buat sesama  dan bisa memanfaatkan waktu  untuk hal-hal yang baik, jadi saat menjemput anak, istri di tempat parkir beliau menulis dengan HP sambil dengar musik di mobil, atau di ruang tunggu bandara posting sebanyak mungkin artikel dengan saya jadwalkan sesuai komitmen, ternyata efeknya LUAR BIASA.  Beliau keliling Indonesia kecuali Manado dan beberapa negara di dunia, berawal Jepang, ASEAN hingga Korea.

5. Terus terang saya mengenal  Ngblog saat ikut pelatihan Omjay yang judulnya ngblog itu mudah  dan memang benar awalnya membuat blog kmudian menulis materi pembelajaran di blog sampai menampilkan media pembelajaran di blog . Masalahnya anak anak belum terbiasa dengan blog dan banyak yang belum punya akun di blog, sehingga pembelajaran jadi tidak menarik dan hanya sedikit anak yang menanggapi bagaimanakah caranya mengajak anak anak bisa ngeblog dan aktif pembelajaran melalui blog , terus terang saya juga belum paham betul pengelolaan dan pengaturan  diblog.

 Jika ibu mengajar di SMP atau SLTA gampang, gunakan blog untuk berkomunikasi dengan murid, pasang embed youtube materi pelajaran, kasih linknya di blog ibu untuk masuk ke soal dengan google form, kasih juga link daftar hadir di blog, maka semua murid ibu akan terpaksa masuk ke blog ibu dan mengerjakan tugas yg ibu berikan ... mereka cukup diberi link posting yg ibu siapkan ... ini contohnya https://dedidwitagama.wordpress.com/2021/05/24/latian-soal-anuitas/

Ini contoh komitmen pak Dedi di blog pendidik, posting setiap hari, sudah ada 24 posting yang terjadwal untuk 24 hari ke depan.

6. Melihat segudang bahkan mungkin melangit pengalaman dan prestasi dari narasumber malam ini yang bikin WOW banget.  pertanyaannya:

a. Bagaimana cara  membagi waktu antara dunia pekerjaan, hobi, dan blog? 

b. Bagaimana tips agar tulisan kita di blog memikat orang untuk membaca?

 1. Pak Dedi menulis tak terjadwal, kapan saja ada ide, tulis pake HP, kadang saat pup / BAB saya menulis, saat menunggu itu menyenangkan sekali buat nulis, saat mengajar ya saya ngajar aja ... 15 menit sbelum absen pulang beliau nulis satu posting, beliau hobby mancing tapi ga maniak, kalo pas lagi mancing ya ga psoting, cuma foto-foto saja, dan saat sempat fotonya diposting di blog dengan keterangan satu alinea, beliau hobby nyanyi ... saat karaoke or mines one, beliau videokan trus uplot di yutub dan pasang embednya di blog, saat jadi nara sumber sy bawa fotografer, pilih foto yg bagus uplot ke blog ... 

2. Tulis saja apa yang anda mau tulis, nanti statistik akan kasih tahu mana tulisan yang digemari pembaca yang pasti karena mereka butuh info itu .... kalau mau terus nulis lagi yang banyak hitsnya silahkan ... kalo beliau tak mau didikte pembaca, beliau tulis saja apa yang saya mau tulis soal ada yang baca atau beliau tidakpeduli ... tapi sering jadi mengejutkan dan bikin bahagia karena ternyata tulisan saya dibaca orang, coba anda search GURU BODONG NAFSU TKD, yang saya tulis sambil erosi ternyata ada yg datang ke saya merespon scsr pribadi mengatasnamakan man temanya ... supriseeeeed!!!

Tips menjaga komitmen: 1. Jangan mikirin mutu tulisan, tulis aja apa yg mau anda tulis. 2. Tak perlu di edit, langsung aja posting ... kalo ada perbaikan baru edit. 3. Balas komentar yang bagus, komentar yang jelek bisa diedit atau buang aja

KUCINYA: tulis aja apa yg mau anda tulis, skali-kali tengok statistik, nanti anda akan tahu tulisan anda yang mana yang paling digemari pembaca

7. Bagaimana kiat pak Dedi bisa bertahan dan komitmen menulis di blog puluhan tahun?

Maaaaaaf, seperti pipis dan pup ... kerjakan, nikmati dan lupakan ... kalau kemudian diundang jadi pembicara itu bonus, kerjakan dengan baik, dokumentasikan dan lupakan, kerjakan yg laen untuk memberi manfaat pada semesta, happy deh

8. Saya senang menulis. Dan baru saja belajar menulis di blog. Senang sekali melihat ada materi malam ini. Pertanyaan saya, bagaimana kiat untuk menulis yang bagus. Dan bagaimana membagi waktu menulis di tengah tugas kerja yang padat.

 Menulis bagus itu karena jam terbang, mulailah menulis, lakukan berulang-ulang, maka tulisan anda pasti akan lebih baik, cara membagi waktu: selesaikan tugas yang datang lebih dulu, setelah selesai menulislah, tak perlu diedit ... langsung ditayangkan, saat suami dan anak" su tidur ibu bisa manuis satu dua paragraf, beri foto, dan judul, langsung tayangkan ... atau saat selesai mengajar or ketika menunggu rapat dimulai, menulis lebih baik dripd baca WA group yg isinya banyak hoax, smg bermanfaat

9. a.Apa Tipsnya supaya konsisten menulis di blog

b. Bagaimana cara menulis niche yg tepat utk blog baru.

c. Bagaimana cara desain blog agar tampil menarik.

tulis apa yg menjadi passion anda, maka itu akan jadi nice yg bagus, lakukan sepenuh hati berulang-ulang maka anda akan jadi ahli .... desain blog menarik sangat relatif sesuai selera; lihat blog" orang yg bangus, kalo anda suka buat blog anda spt blog yg menurut anda bagus, lakukan ATM, Amati, Tiru dan Modifikasi ... kalo sudah bosan, ganti ssuai selera .... blogwalking bisa bikin anda jadi tahu blog yang bagus, silaturahmi kalo kata orang muslim. 


Alhamdulillah selesai sudah narasumber menjawab semua pertanyaan para peserta. KIni saatnya waktu yang tinggal 15 menit dimanfaatkan untuk menyampaikan closing statement.

Closing statementnya adalah tak ada pekerjaan yang percuma. Allah pasti akan membalas perbuatan baik kita ... banyak berbagi lewat blog akan menerima balasan di saat yang tak terduga. Silakan buktikan.

Ibu Kanjeng pun menyampaikan bahwa malam ini blogger pemula  blogger  tuwir, blogger yang blognya mati suri dan para  pemimpi jadi blogger hebat terusik hatinya. Virus ngeblog Om Dedi mulai merasuk. Dan saya yakin akan bermunculan blogger keren di gel 18 ini

Aamiin...blog bisa jadi warisan yg mengaplikasikan pribahasa HARIMAU MATI MENINGGALKAN BELANG, GAJAH MATI MENINGGALKAN GADING ... guru meninggal meninggalkan blog yang terus dibaca orang dan pahalanya terus mengalir mengantar pemiliknya ke surga ... setelah di dunia mengantar pemiliknya keliling Indonesia dan dunia. Alhamdulillah.

Alhamdulillah dengan semangat 45 narasumber sukses membakar semangat para peserta pelatihan. Semoga ilmu menulis blog dari pak Dedi akan lebih memacu saya untuk terus posting tulisan yang bermanfaat. Terimakasih pak Dedi telah berkenan berbagi ilmu. Demikian pula ibu Kanjeng yang dengan sabar mendampingi semua peserta dalam pelatihan ini. Semoga ladang pahala dari Alloh SWT mengalir untuk beliau berdua. Aamiin YRA.


Salam Literasi


Soleh Setiyowati













Peran Buku bagi Kenaikan Pangkat PNS

 Resume ke-19 Pelatihan Menulis Gelombang ke-18

Hari, tanggal                 : Jumat, 27 Mei 2021

Waktu                            : Pukul 19.00 - 21.00 WIB

Narasumber                   : Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd.

Moderator                      : Sucipto Ardi

Tema                              : Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS



Malam yang dingin ditemani rintik hujan tak menggoyahkan semangat untuk berburu ilmu. Benar kata pepatah "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat." Rasa malas pun harus kutepis demi sebuah impian kelak mendapatkan mahkota menulis. Sebuah karya yang tak lekang oleh waktu. Sebuah mimpi kelak dapat membuahkan sebuah buku yang bermanfaat.

Saya sangat bersyukur bisa bergabung dalam pelatihan menulis ini. Pelatihan yang diprakarsai oleh Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Demikian pula para narasumber hebat yang ikhlas berbagi ilmunya. Semoga Alloh SWT senantiasa melimpahkan pahala atas segala jerih payahnya. Aamiin YRA.

Pertemuan malam ini merupakan pertemuan hari ke-19. Narasumber hebat yang siap berbagi ilmu malam ini adalah Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd. Beliau adalah orang yang sarat prestasi dan tidak diragukan lagi potensinya. Sedangkan moderatornya adalah bapak Sucipto Ardi.

Bapak Sucipto Ardi yang dikenal dengan sapaan akrab Pak Cip memulai kegiatan ini dengan memberi salam dan membaca basmallah bersama-sama. Tak lupa memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang telah memberi limpahan nikmat dan karunianya kepada kita semua.

Assalamualaikum, selamat malam, dan salam sehat semua.

Mari kita buka acara ini dengan lafadz: Basmallah.

Bapak/Ibu semua, mari kita ucapkan Alhamdulillah atau bersyukur kepada Tuhan karena kita tetap diberikan kesehatan yang baik. Selain itu, kita juga layak bersyukur karena adanya kesempataan waktu sehingga kita bisa ikuti program Pelatihan Belajar Menulis di hari Jum’at ini, 28 Mei 2021 semuanya.

Moderator juga menyampaikan susunan acara, sebagai berikut:

1. Pembukaan

2. Paparan narasumber (1 jam)

3. Tanya jawab (1 jam)

4. Penutup

Seperti pada flyer/poster, tema belajar kali ini adalah “Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS”. Malam ini, pematerinya adalah Dr. H. IMRON ROSIDI, M.Pd. Untuk mengenal nara sumber, silahkan baca biodata berikut ini

Nama : Dr. H. IMRON ROSIDI, M.Pd

Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya, 10 Juni 1966

Agama : Islam

Pangkat/Gol. Ruang : Pembina Utama Madya/ IV d

Masa Kerja sebagai Guru : 32 tahun, 5 bulan

Masa Kerja Keseluruhan : 36 tahun, 5 bulan

Pendidikan terakhir : 1.   D3 IKIP Surabaya

S1 IKIP Negeri Malang 

S2 Universitas Negeri Malang

S3 Universitas Negeri Malang

Fakultas/Jurusan : Pendidikan Bahasa Indonesia

Hobi : Membaca

  Menulis buku pelajaran dan umum

  Olahraga Pencak Silat

Pengalaman mengajar       : 1. SMA Negeri Sangkapura Bawean

   2. SMA Negeri 2 Pasuruan

   3. SMK Negeri 2 Pasuruan

   4. SMK Negeri Tutur Kab. Pasuruan

   5. STKIP/Uniwara PGRI Pasuruan

   6. Pondok Pesantren Sidogiri dan Salafiyah

   7. Pondok Pesantren Ini Dalwa Pasuruan

Pengalaman Berorganisasi: 1. Pengurus Dewan Pendidikan Kota Pasuruan

   2. Pengurus Dewan Kesenian Kota Pasuruan

   3. Pengurus PGRI Kota Pasuruan

   4. Pengurus Asosiasi Penulis Pendidik Indonesia

   4. Ketua AGBSI Jawa Timur

   5. Pengurus Pusat dan cabang Pencak Organisasi

Prestasi yang pernah diraih

Juara II dan III Lomba Penulisan Buku tingkat nasional 

Juara II tingkat Nasional Lomba Keberhasilan Guru (LKG)

Terpilih sebagai peserta pertukaran tokoh masyarakat Indonesia-Amerika 

Penulis artikel terbaik versi majalah Media Jatim selama 2 tahun berturut-turut

Juara I Guru Prestasi Tingkat nasional 

Juara I Guru Prestasi tingkat Jatim 

Terpilih menjadi peserta kunjungan ke Australia 

Juara Lomba Best Practice Tingkat Nasional 

Juara III Lomba Karya Ilmiah tingkat Jawa Timur 

Juara 1 Menulis Legenda Pasuruan 2016

Instruktur Nasional Kurikulum 2013 untuk Kepala Sekolah 

Narasumber untuk Instruktur Nasional Kurikulum 2013 untuk guru

Penulis buku pelajaran, buku pendidikan dan buku umum dari penerbit UM Press, Kanisius Jogja, YA3 Malang, dll.

Penulis artikel populer dalam majalah Media Jatim dan Radar Bromo serta artikel ilmiah pada beberapa Jurnal.

Beberapa kali menjadi finalis lomba karya tulis tingkat nasional

Bisa juga dengan klik link di bawah ini:

https://docs.google.com/document/d/17hw5CyTCeRXFxR6Ov-BcaquIN8V7TgPybgXEUiKLMjs/edit?usp=sharing

Moderator pun akhirnya mempersilakan narasumber untuk memulai menyampaikan paparan materinya. Melalui Voicenote bapak Imron membuka kegiatan ini dengan salam kepada semua peserta pelatihan.Dalam paparannya beliau memberi materi "Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS." Untuk kenaikan pangkat buku yang ditulis harus sesuai dengan aturan yang ada dalam Buku 4

Buku untuk kenaikan pangkat ada 2 jenis yaitu :

1. Publikasi Ilmiah   

 a. Buku Hasil Penelitian        

Buku ini mengubah laporan penelitian menjadi bentuk buku. Jika kita mengubah laporan menjadi          buku tentunya tidak hanya kopipaste. Ada sistematika tertentu, misalnya pada latar belakang dimasukkan di Bab I, teori-teori dimasukkan Bab II, dan untuk metode tidak perlu dimasukkan.

b. Buku Pelajaran

Buku teks pelajaran berisi buku pengetahuan untuk bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi peserta didik pada satu jenjang pendidikan tertentu. Untuk buku ber-ISBN harus lengkap jenjang SD untuk kelas 1 - 3 dan kelas 4 - 6, SMP untuk kelas VII, VIII, dan IX. Sedangkan SMA dan SMK untuk kelas X, XI, dan XII. Apabila buku tersebut ber-BSNP maka angka kreditnya 6 tiap buku, ber-ISBN maka angka kreditnya 3, tetapi jika menulis buku hanya sekadar cetak dan tidak diterbitkan dengan ber-ISBN maka masih dinilai dengan angka kredit 1.

c. Buku Pengayaan

Buku pengayaan dapat berupa :

# Modul/Diktat

Modul dan diktat berbeda tujuannya. Modul bertujuan agar siswa dapat belajar mandiri, seperti saat pandemi atau mahasiswa UT. Sedangkan diktat bertujuan mempermudah mempermudah pelajaran/memperkaya materi. Modul dan diktat dibuat per semester. Nilai modul/diktat yang hanya digunakan di sekolah angka kreditnya 0,5. 

Dalam pengajuan pangkat setiap pengajuan pangkat hanya boleh maksimal 3 modul atau 3 tingkat. Modul yang tidak bisa dinilaikan adalah modul yang diambil dari internet dengan sistematika yang tidak sesuai aturan yang berlaku. Sehingga jika ingin mengambil modul dari internet harus mengubah sistematikannya terlebih dahulu.

# Buku Pendidikan

Buku bidang pendidikan merupakan salah satu bentuk buku dalam publikasi ilmiah. Jenis buku ini sering diajukan oleh para guru. Apabila buku ber-ISBN akan mendapat angka kredit 3 dan maksimal 3 buku yang diajukan.

# Karya Terjemahan

Karya terjemahan tidak harus dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, bisa dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia atau bahasa asing ke bahasa Indonesia. Buku ini diterjemahkan karena benar-benar diperlukan untuk pelajaran. Ada bukti berupa surat keterangan dari Kepala Sekolah yang yang menerangkan buku itu dibutuhkan dalam pelajaran. Pengajuannya dengan mengirimkan buku terjemahan bersama buku aslinya boleh hanya wujud cover dan daftar isinya. Nilai buku terjemahan angka kreditnya 1.

d. Buku Pedoman Guru

Buku pedoman guru jarang ditulis guru. Buku pedoman guru adalah makalah yang berisi tentang rencana kerja. tahunan guru. Bisa tahun ajaran atau tahun anggaran. Rencana kerja ini diketik di kertas A4 HVS dan dijilid biasa tidak perlu dibukukan. Setiap pengajuan kenaikan pangkat maksimal satu dengan angka kredit 1,5. Buku pedoman guru dilengkapi dengan lampiran, seperti contoh silabus, contoh RPP, promes, prota, dan sebagainya.

Untuk kenaikan golongan IV, Publikasi Ilmiah bisa maksimal 100% atau tanpa karya inovatif. Sedangkan karya inovatif untuk golongan IV maksimal 50% dari angka kredit PKB yang dibutuhkan.

2. Karya Inovatif

a. Buku Kumpulan Puisi

Pada buku kumpulan puisi minimal satu penulis 20 karya puisi sederhana dan 40 karya puisi kategori kompleks.

b. Buku Kumpulan Cerpen

Pada buku kumpulan cerpen minimal satu penulis 5 cerpen kategori biasa dan 10 cerpen kategori kompleks. Apabila mau ditulis bersama-sama maka nama ibu dan bapak tidak boleh lebih dari urutan ke-4 untuk bisa mendapat nilai angka kredit. Untuk menulis cerpen atau puisi tidak harus guru bahasa Indonesia, tetapi guru mata pelajaran lain pun boleh. Apabila puisi atau cerpen yang diterbitkan di majalah bisa diajukan nilainya dengan cara dibuat kliping. Untuk cerpen minimal 5 cerpen yang diterbitkan, untuk puisi minimal 20 puisi yang diterbitkan.

c. Buku Novel

Untuk novel 1 penulis 1 novel kategori sederhana dan 2 novel kategori kompleks. Untuk buku berjenis novel, satu buku harus ditulis oleh satu penulis namun tidak menggugurkan kewajiban guru yang ingin naik golongan ke IV / d. Guru yang mau naik jenjang tetap harus mempresentasikan karya tulisnya di depan dewan juri dan harus mengikuti sidang UKG. Di waktu-waktu yang akan datang guru yang akan naik jenjang tetap harus mengikuti sidang ujian kenaikan jenjang. Contohnya dari III/b ke III/c, dari guru pertama ke guru muda atau III/d ke IV/a, dari guru muda ke guru madya. Sementara ini yang mengikuti ujian kenaikan jenjang hanya golongan IV/c ke IV/d.

Di bawah ini buku-buku karya dari narasumber hebat kita. Sangat banyak karya beliau yang sudah diterbitkan dan sukses di pasaran. Tentunya juga layak untuk kita miliki sebagai penulis pemula yang haus akan ilmu.



Buku Pendidikan








Tanpa terasa berakhir sudah pertemuan malam ini. Pertemuan ke-19 pelatihan menulis gelombang ke-18.
Terimakasih kepada bapak Imron Rosidi selaku narasumber yang telah memaprkan ilmunya yang
bermanfaat. Tak lupa bapak Sucipto Ardi selaku moderator yang setia mendampingi dengan sabar.
Semoga Alloh SWT senantiasa melimpahkan pahala kepada beliau berdua atas segala kebaikannya.
Aamiin YRA.

Salam Literasi


Soleh Setiyowati



















https://docs.google.com/presentation/d/146qkr_Oa68ildw97XXIjzyAu7dL310DWR8KpmYrN3eU/edit?usp=sharing

Gapai Asa di Tengah Pandemi

  Assalamualaikum... Hai sobat Lage, izinkan saya mencoba bermain kata dengan kata "Buku, Buka, Baku" dalam bingkai puisi. Semoga ...